12 Feb 2014

Mengapa Menulis.


Seringkali gue terjebak dalam pentingnya sebuah makna, dalam suatu hal.
Menulis adalah satunya.

***
Ada beberapa alasan yang menjadi faktor gue untuk menulis, diantaranya:
1.       Emosi yang meluap-luap
Manusia itu tidak pernah bisa diandalkan. Makanya ketika emosi sedang ada dititik puncaknya, adalah hal yang percuma untuk menceritakannya kepada oranglain. Does he really that care ? Hell no. People just hear, so you may think ‘you’re listened’. So I prefer to write them all down.
2.       Ide banjir mengalir
Tak terprediksi waktunya. Bisa di notebook, handphone bahkan struk belanja sekalipun biar tak terlupakan.
3.       Ingin memotivasi oranglain
Nah ini yang paling sering. I got much motivated by reading people’s simple thought. Bisa di tumbler, twitter, blog bahkan pembicaraan sehari-hari. So sometimes I write to do the same thing they did.
Hal yang paling sering ini yang sampai saat ini gue khawatirkan. Apakah motivasi ini tepat ?


"Menulislah, dengan keyakinan bahwa itu bisa merubah, menghibur, dan menemani.
Menulislah!
Karena dunia ini akan jauh lebih baik jika semua orang pintar menulis bukan pintar berbicara."


No comments: